ADVETORIALKOTA BONTANGNEWS

Walikota Bontang Lantik 6 Kepala Dinas, Bahtiar Mabe Jabat Pemberdayaan Perempuan dan KB

Insitekatim,Bontang – Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, melantik, 175 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang, untuk mengisi posisi baru. Ada 6 jabatan Esalon II mengisi posisi Kepala Dinas. Keenam Kepala Dinas tersebut dilantik dan diambil sumpah jabatan di pendopo rumah jabatan Wali Kota (Rujab) Bontang. Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (16/5/2019) malam.

Enam ASN yang mengisi posisi jabatan Kepala Dinas, diantaranya Baharuddin sebagai Kepala Dinas Kesehatan definitif, sebelumnya sebagai pelaksana tugas (Plt). Kemudian Kepala Dinas Perhubungan yang sebelumnya kosong usai Sukardi pensiun. Kini diisi oleh Kamilan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3).

Inline

Sigit Alfian sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) saat iniĀ  sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).Sedangkan Plt Inspektorat Daerah Eni Kurniawati dilantik sebagai kepala inspektorat definitif.

Kemudian, Amiruddin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit Lelang Pengadaan (ULP), saat ini mengisi sebagai Kepala Badan Pembangunan, Penelitian dan Pengembanan (Bapelitbang).

Sementara OPD yang baru terbentuk, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dijabat oleh Bahtiar Mabe.

Walikota Neni Moerniaeni, berharap dengan posisi baru yang diamanahkan, setiap pimpinan OPD dapat menciptakan program inovatif, tidak monoton, dan cenderung sama dari waktu ke waktu.

“Saya berharap, pemimpin yang baru dapat mengemban amanah dengan baik, serta terus menciptajan program yang lebih baik, dan selaras dengan visi dan misi Pemkot Bontang, agar terjadi singeritas antar keduanya. Dan kedepan, pembangunan kota Taman bakal lebih maksimal dan terarah,” tuturnya

Dirinya juga menekan kepada ASN di lingkungan Pemkot Bontang harus siap bekerja “24 jam” tanpa batas. Dalam artian, meski tidak sedang di kantor, namun ASN harus sigap memperhatikan perkembangan yang terjadi di sekitarnya.

” ASN di Bontang tidak boleh malas. bekerja terbaik untuk rakyat. Dan tolong hand phonenya diaktifkan 24 jam,supaya tidak ketinggalan kalau ada kejadian yang mendesak,” ujarnya.(yanti)

Show More
Below Article Ad

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker